08
Mbah Robert jawab tentang roket dan orbit bumi
Posted by barryteguhpranata | Posted in Jawabannya ada disni, Mbah Robert jawab tentang cara mengorbit bumi | Posted on 08-07-2010
Jawabanya : mbah Robert say,
Bukan berapa tinggi—tapi berapa cepat. Ada kecepatan tertentu yang disebut escape velocity, yang hatus dicapai benda agar ia dapat terus mengitari bumi di orbit yang stabil dan tidak sampai jatuh kembali.
Coba kita perhatikan permainan bola.
Sekarang kita coba Superman melempar bola bisbol secara horizontal ke arah Samudra Pasifik. (Dan sekali lagi kita sengaja mengabaikan hambatan udara.) Andaikata ia melempar bola pada kecepatan, katakanlah 1600 kilometer per jam, lintasan lengkungnya akan jauh lebih panjang dan lebih lebar daripada lemparan seorang outfilder, namun akhirnya gravitasi akan tetap mampu menariknya turun setelah bola itu menempuh jarak sekian kilometer.
Karena malu oleh performa pertamanya, pahlawan kita mengambil bola lain, menghimpun tenaga, kemudian melemparnya dengan kecepatan 40.000 kilometer per jam. Kali ini lintasan bola itu membentuk lengkung yang lebar, dangkal, tetapi rata sehingga sejajar dengan lengkung bumi, maka bola itu terus melayang pada ketinggian konstant di atas permukaan bmi dan tidak pernah jatuh ke bawah. Bola bisbol itu mengorbit bumi.(buset dah mbah!kalo aku yang di lempar sama superman dengan kecepatan segitu bisa ga pulang kerumah dong terbang terus..makannya giman??huaaa)
Maka seperti kita lihat, menempatkan bola bisbol atau satelit ke orbit sepenuhnya terkait dengan apakah lemparan atau tembakannya cukup cepat sehingga lintasannya sesuai dengan lengkung bumi. Kecepatan itu, escape velocity, adalah 11,2 kilometer per detik atau sekitar 40.000 kilometer per jam. lebih lambat sedikit saja dari harga itu, gravitasi akan menarik bola atau satelit ke bawah sebelum berhasil megitari bumi secara penuh. Kalau lebih cepat dari itu , benda akan masih mengorbit, tetapi mencapai tinggi lebih jauh dari permukaan sebelum gravitasi menariknya dan melengkungkan lintasannya sesuai dengan kelengkungan bumi








